Epidemiolog UGM Minta Pembatasan Mobilitas Segera Dilakukan

- Senin, 21 Juni 2021 | 19:05 WIB
Ilustrasi pembatasan sosial (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi pembatasan sosial (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM -- Riris Andono Ahmad epidemiolog UGM mengatakan, DIY">Pemda DIY harus segera melakukan pembatasan sosial untuk menghentikan lonjakan kasus COVID-19.

Tanpa adanya pembatasan mobilitas, maka penularan virus akan semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 DIY">Pemda DIY, tercatat kasus COVID-19 di DIY sudah mencapai 53.303 kasus. Angka ini muncul setelah ada tambahan 662 kasus baru pada Senin ini.

"Apapun namanya, entah lockdown, PSBB (pembatasan sosial berskala besar-red), yang penting menurunkan mobilitas (warga)," ujar Riris, Senin (21/06/2021).

Menurut Riris, seperti dilansir dari Suara.com--jaringan Ayoyogya.com, pembatasan mobilitas harus dilakukan sekitar 70 persen dari total masyarakat di DIY agar tercipta herd immunity. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di luar rumah selama 20 hari atau dua kali masa penularan. Pembatasan mobilitas ini akan menyutikan virus untuk melakukan penularan karena tidak ada ada aktivitas kerumunan.

Pembatasan mobilitas ini sudah pernah dilakukan DIY pada awal-awal munculnya pandemi COVID-19. Setiap wilayah melakukan pembatasan mobilitas hingga ke tingkat bawah.

Riris menambahkan, pembatasan mobilitas bisa diterapkan melalui kebijakan Work from Home (WfH) dan kegiatan lain yang dilakukan dari rumah. Kerumunan pun harus dihindari terlebih dulu untuk mengantisipasi penularan.

"Pembatasan dilakukan sekitar tiga minggu, itu minimal masyarakat dipaksa di rumah. Kalau 70 persen warga tidak membatasi mobilitas maka akan menurunkan angka penularan yang cukup besar karena peningkatan penularan itu kaitannya dengan mobilitas yang tinggi. Satu cara mengendalikan penularan ya menghentikan mobilitas. Itu terbukti di New Zealand dan Vietnam, entah apapun itu istilahnya. Jika kita menghentikan mobilitas masyarakat pasti kasus akan turun," ungkapnya.

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Info Lowongan Kerja PT Telkom, Ini Persyaratannya

Rabu, 22 September 2021 | 10:25 WIB

Inilah Ciri Kode Redeem FF 22 September 2021 yang Asli

Rabu, 22 September 2021 | 05:00 WIB

7 Ponsel Murah Spek Gahar Terbaik untuk September 2021

Rabu, 22 September 2021 | 01:14 WIB

Rekomendasi 10 Ponsel dengan Triple Kamera Terbaik

Rabu, 22 September 2021 | 00:51 WIB

Kelebihan Redmi 10, Review Ponsel Murah dari Xiaomi

Rabu, 22 September 2021 | 00:29 WIB

ADA SG 2 UNGU dalam Kode Redeem FF 22 September 2021

Selasa, 21 September 2021 | 21:27 WIB
X