PPKM Mikro DIY Diperpanjang, Wisatawan Wajib Rapid Antigen

- Senin, 8 Maret 2021 | 18:24 WIB
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali (Ayobandung.com/Attia Dwi Pinasti)
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali (Ayobandung.com/Attia Dwi Pinasti)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM DIY">Pemda DIY memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk keempat kalinya.

PPKM Mikro ketiga, yang berakhir pada Senin (8/3/2021), akan diperpanjang selama dua minggu ke depan mulai Selasa (9/3/2021) hingga 22 Maret 2021.

Perpanjangan kebijakan ini juga berlaku pada enam provinsi lainnya di Jawa-Bali, ditambah tiga provinsi lain: Sumatra Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

"Ya diperpanjang semua (PPKM Mikro) dua minggu lagi. Ya karena kasusnya (Covid-19) fluktuatif, jadi diperpanjang. Kemarin sempat (kasus baru Covid-19) 89, tapi kemudian naik lagi di atas 100 (kasus per hari)," ungkap DIY Sri Sultan HB X">Gubernur DIY Sri Sultan HB X usai Rapat Paripurna Persetujuan dan Penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Kantor DPRD DIY, Senin siang.

Perpanjangan PPKM Mikro ini, menurut Sultan, tidak akan memiliki banyak perbedaan aturan dari sebelumnya. Karena itu, menjelang libur panjang Isra Mi'raj pada 11 Maret mendatang, DIY kembali memperketat akses keluar masuk wisatawan dari luar kota. Pemda mempersilakan kawasan wisata untuk tetap buka. Namun, pengelola harus mematuhi aturan yang ditetapkan. Setiap wisatawan yang datang ke DIY harus membawa surat test rapid antigen atau swab dengan hasil negatif.

"Tapi kalau ada (kawasan wisata) yang (memunculkan kasus) positif, ya saya tutup," tandasnya.

Selain kasus yang fluktuatif, Sultan tidak ingin daerah yang sudah masuk zona hijau berubah menjadi zona merah penularan Covid-19 bila kegiatan masyarakat dilonggarkan. Potensi kemunculan kasus-kasus baru tersebut yang harus dipertimbangkan karena tanpa pembatasan maka penanganan pandemi tidak akan selesai.

"Jangan hanya sudah (masuk kategori) zona hijau, kita terus enak-enak, nanti jadi merah lagi kalau ada yang pergi-pergi," ungkanya.

Sementara itu, Sekda DIY Baskara Aji mengungkapkan, selain aturan rapid antigen bagi wisatawan, ASN di DIY dilarang keluar kota selama libur panjang pekan ini. Pemda menyiapkan surat edaran terkait larangan ASN keluar kota tersebut.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

5 Makhluk Ajaib yang Tenar di Film Harry Potter

Minggu, 26 September 2021 | 14:00 WIB

Semua Vaksin Gratis, Jika Ada yang Berbayar Lapor di Sini

Minggu, 26 September 2021 | 13:20 WIB

PON XX Papua, Menhub RI Pastikan Akses Transportasi Aman

Minggu, 26 September 2021 | 12:27 WIB

Pola Hidup Vegetarian, Antara Gaya Hidup atau Kesehatan?

Minggu, 26 September 2021 | 11:31 WIB

Overthingking Bikin Mudah Sakit, Berikut Penjelasannya

Minggu, 26 September 2021 | 09:35 WIB

Situs Template PPT Gratis, Ada 15 Web yang Terbaik

Minggu, 26 September 2021 | 05:30 WIB

Jangan Beli Laptop Bekas sebelum Tahu 5 Tips Ini

Minggu, 26 September 2021 | 01:26 WIB

Kampas Rem Motor Cepat Habis karena 4 Hal Ini

Minggu, 26 September 2021 | 01:03 WIB
X