Surati KPK, JCW Desak Penuntasan Kasus Mandala Krida secara Transparan

- Selasa, 23 Februari 2021 | 16:54 WIB
Aktivis JCW Baharuddin Kamba mengirimkan surat ke KPK, Selasa (23/2/2021). (Dok JCW)
Aktivis JCW Baharuddin Kamba mengirimkan surat ke KPK, Selasa (23/2/2021). (Dok JCW)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM Jogja Corruption Watch (JCW) menyurati KPK terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Mandala Krida.

Terdapat dua surat yang dikirimkan kali ini. Pertama surat yang ditujukan kepada pimpinan dewan pengawas (Dewas) KPK, sedangkan satu surat lainnya kepada pimpinan KPK.

Dua surat tersebut dikirim melalui Kantor Pos Besar Yogyakarta, Jalan P. Senopati Kota Yogyakarta, Selasa (23/2/2021).

"Hari ini kami dari JCW, mengirimkan dua surat yang pertama ditujukan ke pimpinan Dewan Pengawas KPK dan satu surat lainnya ditujukan ke pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi," kata aktivis JCW Baharuddin Kamba.

Kamba menjelaskan surat yang ditujukkan untuk Dewas KPK itu berisi permohonan agar dapat melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Pemeriksaan itu terkait dengan pertemuan yang telah dilakukan sebanyak dua kali dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. 

Pasalnya pertemuan dengan orang nomor satu di DIY itu dilangsungkan di tengah proses penyidikan yang hingga saat ini, bahkan masih berlangsung atas dugaan korupsi proyek rehabilitasi pembangunan stadion Mandala Krida Yogykarta, Tahun Anggaran 2016-2017.

"Saat penyidikan proyek yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp35 miliar itu, justru ada pertemuan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, yang sangatlah tidak etis," terangnya. 

Sementara itu surat yang ditujukan kepada pimpinan KPK, kata Kamba, agar dapat melakukan audit investigasi terhadap seluruh bangunan atas pengerjaan proyek rehabilitasi pembangunan Stadion Mandala Krida Krida Yogyakarta tersebut. Hal ini menjadi penting untuk memastikan ada tidaknya penyimpangan yang terjadi. 

"KPK dapat bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan DIY dalam hal melakukan audit investigasi terhadap bangunan tersebut," ucapnya.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

5 Makhluk Ajaib yang Tenar di Film Harry Potter

Minggu, 26 September 2021 | 14:00 WIB

Semua Vaksin Gratis, Jika Ada yang Berbayar Lapor di Sini

Minggu, 26 September 2021 | 13:20 WIB

PON XX Papua, Menhub RI Pastikan Akses Transportasi Aman

Minggu, 26 September 2021 | 12:27 WIB

Pola Hidup Vegetarian, Antara Gaya Hidup atau Kesehatan?

Minggu, 26 September 2021 | 11:31 WIB

Overthingking Bikin Mudah Sakit, Berikut Penjelasannya

Minggu, 26 September 2021 | 09:35 WIB

Situs Template PPT Gratis, Ada 15 Web yang Terbaik

Minggu, 26 September 2021 | 05:30 WIB
X