Akibat Kemiskinan, Penjualan Gadis Afghanistan Dibawah Umur Marak

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:30 WIB
Ilustrasi kemiskinan yang menimpa anak-anak. (Pixabay/Billy CM)
Ilustrasi kemiskinan yang menimpa anak-anak. (Pixabay/Billy CM)

KABUL, AYOYOGYA.COM - Krisis dan kemiskinan yang melanda di Afghanistan membuat banyak keluarga terpaksa mengorbankan segalanya bahkan anaknya sendiri.

Dalam sebuah laporan sumber dari Afghanistan menyebutkan banyak keluarga terpaksa menjual anak gadisnya hanya untuk mendapat sekara uang atau hewan ternak.

Beberapa keluarga tersebut menikahkan anak perempuan di bawah umur dengan pria paruh baya dengan imbalan uang, senjata atau ternak. 

Kondisi ini didorong akibat kemiskinan, pengangguran, dan krisis ekonomi yang dialami Afghanistan.

"Beberapa keluarga telah menjual anak perempuan mereka yang berusia satu tahun untuk mendapatkan uang, ternak, dan senjata," ujar seorang sumber yang berbicara kepada kantor berita Afghanistan Raha melansir dari Republika- jaringan Ayoyogya.com Rabu (13/10/2021).

Dalam laporan menyatakan seorang gadis di bawah umur dihargai antara 100 ribu hingga 250 ribu Afghani atau setara dengan kisaran 1.108 hingga 2.770 dolar AS. 

Baca Juga: Operasi Katarak Gratis Sasar 67 Fakir Miskin dan Masyarakat

Peristiwa ini terjadi di distrik-distrik terpencil di provinsi Ghur. Jika pembeli tidak memiliki uang tunai, maka mereka akan memberikan senjata atau hewan ternak kepada keluarga gadis itu sebagai gantinya.

Berita tentang keluarga yang memperdagangkan anak perempuan  di bawah umur untuk keuntungan materi datang pada saat yang sensitif bagi pemerintah Taliban yang berusaha untuk mendapatkan pengakuan internasional. 

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wah! Thailand Gelar Kontes Peringatan Maulid Nabi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:30 WIB

WHO Manipulasi Investigasi Corona, Benarkah?

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:00 WIB

WhatsApp Tumbang Instagram Down, Ini Kata Facebook

Selasa, 5 Oktober 2021 | 03:15 WIB

Abdala Made In Kuba, Jadi Vaksin ke-8 di Vietnam

Sabtu, 18 September 2021 | 16:25 WIB
X