PPKM Kota Jogja, Pasar yang Tak Jual Kebutuhan Pokok Ditutup

- Rabu, 7 Juli 2021 | 15:39 WIB
Ilustrasi pasar tradisional (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi pasar tradisional (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

KOTA YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Pasar tradisional di Kota Yogyakarta ditutup selama kebijakan PPKM Darurat.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta menyebut penutupan tersebut dilakukan terhadap pasar tradisional yang tidak menjual bahan kebutuhan pokok. Penutupan akan dimulai Kamis (8/7/2021) sampai 20 Juli 2021.

Kepala Disperindag Kota Jogja, Yunianto Dwisutono menyampaikan, pasar tradisional yang akan ditutup antara lain Pasar Beringharjo">Pasar Beringharjo Sisi Barat, pusat bisnis Beringharjo, Pasar Kuncen, Pasar Pasty, dan pasar sepeda Tunjung Sari. Hal ini dilakukan usai melihat perkembangan dan kondisi selama empat hari penerapan PPKM darurat.

AYO BACA : Pedagang Rugi Besar akibat Akses Pasar Hewan Siyonoharjo Disekat

"Setelah melihat perkembangan dan kondisi di lapangan, maka diputuskan untuk pasar yang tidak menjual bahan kebutuhan pokok ditutup sampai 20 Juli besok," paparnya, Rabu (7/7/2021).

Tidak hanya itu, untuk luberan pedagang di luar pasar juga akan ditutup. Disperindang akan berkoordinasi dengan mantri pasar.

"Kami akan koordinasi dengan mantri pasar karena kewenangannya ada pada mereka. Dari hasil koordinasi, maka luberan pedagang di luar pasar yg berjualan di jalanan juga ditutup," terangnya dalam berita Suara.com--jaringan Ayoyogya.com.

AYO BACA : DIY Sekat 21 Lokasi selama PPKM Darurat

Dia menyebut, pedagang yang tidak berjualan di dalam pasar dan telah ditertibkan, yakni luberan di Pasar Kranggan di Jalan Poncowinatan. Sementara untuk luberan di pasar lain seperti Sentul, Demangan, Kotagede, dan Patangpuluhan juga akan segera menyusul ditutup.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Capaian Vaksinasi DIY Peringkat 4 Nasional

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:30 WIB
X