Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Bus AKAP akan Tetap Beroperasi

- Jumat, 23 April 2021 | 23:56 WIB
Ilustrasi bus. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi bus. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

GUNUNGKIDUL, AYOYOGYA.COM -- Angkutan umum mendapat pukulan telak dari kebijakan larangan mudik yang berlaku selama sebulan oleh pemerintah pusat.

Kendati demikian, mereka tetap akan beroperasi melayani penumpang pada libur Lebaran ini meskipun larangan mudik diberlakukan.

Pemilik Perusahaan Otobus (PO) Maju Lancar, Henry Ardyanta mengatakan, berkaitan dengan larangan mudik tersebut, ia berharap ada solusi selanjutnya pascaaturan tersebut diberlakukan. Sebab beban yang cukup besar harus mereka tanggung cukup besar.

"Solusinya apa terusan, itu kami ini mempunyai karyawan yang sangat banyak yang mereka harus tetap hidup, harus makan. Dan itu dipikirkan nggak oleh pemerintah," terangnya, Jumat (23/4/2021).

Menurutnya, pemerintah harus memberi solusi terhadap sektor yang terdampak dengan adanya larangan mudik tersebut, terutama sektor transportasi. Jangan sampai pemerintah melepas begitu saja dan tidak peduli sektor transportasi yang terdampak.

Lelaki yang juga menjabat sebagai ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) ini juga berharap agar pemerintah memberikan perhatian kepada para pengusaha angkutan umum ini. Pihaknya berharap ada bantuan terhadap para pengusaha transportasi dan turunannya.

"Kalau suruh berhenti mbok dikasih bantuan apa bagi karyawan, bagi masyarakat kecil ini," harapnya, dilansir dari Suara.com--jaringan Ayoyogya.com.

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu kembali kebijakan pemerintah berkaitan dengan aturan mudik tersebut. Sebab menurutnya kebijakan pemerintah terus berubah-ubah terkait dengan aturan mudik. Masyarakat sudah terbiasa dengan kebijakan pemerintah yang selalu berubah.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan juga DPP Organda apakah akan tetap beroperasi atau tidak selama aturan larangan mudik berlaku. Namun untuk saat ini pihaknya masih mengoperasionalkan armada mereka untuk melayani perjalanan jarak jauh, Antar Kota Antar Propinsi (AKAP).

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Mengharukan! Badut Berpenghasilan Rp20.000 Bantu ODGJ

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

10 Tempat Ngopi Asyik dan Instagramable di Jogja

Jumat, 24 September 2021 | 12:00 WIB

10 Rekomendasi Kuliner Murah dan Legendaris di Jogja

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
X