Pemkot Jogja Minta Warga Imbau Keluarganya agar Tidak Mudik

- Kamis, 22 April 2021 | 19:45 WIB
Ilustrasi dilarang mudik (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi dilarang mudik (Ayobandung.com/Kavin Faza)

KOTA YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Pemkot Yogyakarta meminta warga untuk mengimbau keluarganya yang ada di luar daerah untuk tidak mudik Lebaran.

Meskipun di luar tanggal kebijakan mudik yang sudah ditetapkan pemerintah pusat diperkirakan masyarakat tetap akan melaksanakan mudik.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, posko penjagaan yang ada di tiap wilayah diminta untuk memantau jika tetap ada warga yang mudik. Terutama terkait pemeriksaan kelengkapan surat identitas kesehatan bebas dari Covid-19.

"Tanyakan kelengkapan surat-suratnya," kata Heroe di Yogyakarta, Kamis (22/4/2021).

Melalui posko yang dipasang di pintu masuk baik itu RT/RW hingga tingkat kelurahan, juga dapat memfilter siapa saja keluar masuk. Bahkan, juga dapat memfilter siapa yang sehat dan siapa yang terindikasi Covid-19.

Selain itu, posko juga berfungsi untuk memantau terjaganya pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. "Jika tidak sehat dan terindikasi Covid-19, maka harus isolasi dua pekan. Apabila bergejala harus dibawa ke rumah sakit," ujarnya, dilansir dari Republika.co.id--jaringan Ayoyogya.com.

Heroe menegaskan, pemudik diwajibkan untuk isolasi selama dua pekan. Isolasi dapat di balai RT/RT jika kondisi rumah tidak memungkinkan untuk isolasi.

"Kami mengimbau agar tidak mudik. Kalau ada yang lolos dan bisa mudik, ketika pulang wajib isolasi," ujar Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta tersebut.

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Mengharukan! Badut Berpenghasilan Rp20.000 Bantu ODGJ

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

10 Tempat Ngopi Asyik dan Instagramable di Jogja

Jumat, 24 September 2021 | 12:00 WIB

10 Rekomendasi Kuliner Murah dan Legendaris di Jogja

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
X