Langkah Pemkab Bantul Atasi Tingkat Kekerasan Anak yang Meningkat

- Rabu, 24 Maret 2021 | 14:04 WIB
Abdul Halim Muslih, Bupati Bantul (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Abdul Halim Muslih, Bupati Bantul (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

BANTUL, AYOYOGYA.COM — Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bantul menggelar audiensi.

Dalam kegiatan tersebut, mereka membahas mengenai tingkat kekerasan anak di Bantul yang semakin meningkat angka kasusnya.

Ketua Satgas PPA Bantul, Muhammad Zainul Zein menyampaikan bahwa angka kekerasan terhadap anak di Bumi Projotamansari terus mengalami peningkatan. Dari data tahun lalu, ada 200 lebih kasus yang tercatat, Dilihat dari tren pada periode yang sama tahun ini, menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan. 

"Kita semua tanpa sadar itu tahu bahwa angka kekerasan terhadap anak di DIY dan Indonesia umumnya sudah sangat tidak bisa ditolerir," ujar Zainul saat ditemui di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bantul, Selasa (23/3/2021).

Jika dari angka kasus yang ada saat ini belum dipandang sebagai situasi kedaruratan, Zainul menilainya sebagai sesuatu yang berlebihan. Sebab angka kasus yang ada sudah masuk kategori cukup tinggi. 

Dari hal tersebut, Zainul menilai perlunya ada perlakuan khusus untuk menanganinya. Jangan sampai angka kekerasan terhadap anak di Bantul justru semakin meningkat. 

Sehingga kedepannya tugas dari KPAID adalah memberikan pencermatan dan masukan terhadap layanan Bantul">Pemkab Bantul dalam hal perlindungan anak. 

"Jadi sementara ini tidak ada yang bisa memberikan masukan kinerja Pemerintah Daerah Bantul dalam pelayanan anak, karena tidak ada lembaga ini," ujar Zainal, dilansir dari Suara.com—jaringan Ayoyogya.com.

Melihat dari alasan tersebut, ia mengungkapkan pentingnya keberadaan Satgas untuk mengamati kinerja Bantul">Pemkab Bantul dalam memberikan pelayanan terhadap anak. 

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

X