Siap Sekolah Tatap Muka, Sleman Tunggu Kode dari Pusat

- Selasa, 9 Maret 2021 | 15:41 WIB
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh (PJJ) (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM -- Sleman">Pemkab Sleman mengaku siap menggelar sekolah tatap muka.

Namun, langkah itu tak akan mendahului kebijakan pemerintah pusat.

Sekda Sleman Harda Kiswaya menyebutkan, pihaknya sudah mengecek protokol kesehatan di tiap sekolah.

Untuk diketahui, tiap sekolah di Sleman sudah memiliki kesiapan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Mulai dari tempat cuci tangan, fasilitas di dalam kelas, program. Termasuk pengaturan jarak antar kursi agar tiap ruang kelas hanya diisi 50% kapasitas.

Dimulai dengan menggelar ujicoba KBM, uji coba tersebut akan diselenggarakan di semua sekolah jenjang SD hingga SMP. Bukan dengan menerapkan uji coba di sekolah tertentu. 

"Harusnya Februari kemarin, setelah PPKM Mikro, kalau tidak diperpanjang segera. Tapi akhirnya ditunda, sehingga akan dilakukan setelah PPKM, begitu PPKM mikro selesai, kami mulai," tutur Harda membeberkan linimasa rencana KBM luring.

Kendati demikian, sebelum memulai KBM, Sleman">Pemkab Sleman akan tetap mematuhi kebijakan pemerintah pusat yang berlaku. Pasalnya, Harda menyadari bahwa pemerintah daerah adalah pemerintahan terbawah. 

"Kalau pemerintah pusat itu sudah memerintah jangan, masak kami jalan. Kan ya tidak mungkin. Sepanjang PPKM belum dihentikan, tetap kami patuh sama pemerintah pusat, mohon doanya saja untuk yang terbaik," ungkapnya.

Wewenang Dinas Pendidikan

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

10 Objek Wisata Jogja Viral yang Wajib Dikunjungi 

Rabu, 22 September 2021 | 03:07 WIB

Sleman Komitmen Genjot Swasembada Daging Sapi

Selasa, 21 September 2021 | 16:00 WIB

KIPI Usai Vaksin Covid-19 Benarkah Ubah Siklus Menstruasi

Selasa, 21 September 2021 | 10:20 WIB

Cakupan Vaksinasi di Bantul Capai 52,23 Persen

Senin, 20 September 2021 | 19:30 WIB
X