34 Santri Ponpes di Bantul Covid-19

- Jumat, 5 Maret 2021 | 01:25 WIB
Ilustrasi — santri tengah menjalani tes swab (Istimewa via AyoJakarta.com)
Ilustrasi — santri tengah menjalani tes swab (Istimewa via AyoJakarta.com)

BANTUL, AYOYOGYA.COM -- Satgas Penanganan Covid-19 Bantul mencatat, sebanyak 34 orang dari salah satu pondok pesantren di Kapanewon Piyungan dinyatakan Covid-19, Kamis (4/3/2021).

"Hari ini sudah dilakukan testing juga terhadap 241 orang di pondok pesantren Piyungan dengan menggunakan rapid antigen, dan ditemukan 34 orang positif," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa, Kamis.

Menurutnya, temuan kasus konfirmasi positif Covid-19 di salah satu lembaga pendidikan agama wilayah Piyungan itu berawal dari ditemukannya dua warga ponpes yang bergejala pada sekitar pekan lalu.

Sri Wahyu yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul itu mengatakan, kemudian mereka melakukan rapid test antigen mandiri dengan hasil positif.

"Dari hasil tersebut kemudian ditindaklanjuti dilakukan tracing (pelacakan) ditemukan sembilan orang lainnya yang bergejala, kemudian dilakukan tes PCR bersama dengan dua orang sebelumnya. Hasilnya 11 orang tersebut positif," katanya seperti dilansir dari Antara dan Republika.

Dia mengatakan, kemudian pada Kamis ini sudah dilakukan testing juga terhadap 241 orang di ponpes dengan menggunakan metode rapid antigen, dan ditemukan 34 orang positif.

"Rapid antigen ini adalah bagian distribusi dari kementerian yang ditujukan untuk mempercepat tracing, testing, treatment (3T), semua yang dites dan yang sudah konfirmasi dilakukan isolasi mandiri di pondok dengan pemantauan dari puskesmas," katanya.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, kasus konfirmasi positif di Bantul dalam 24 jam terakhir bertambah 82 orang, sehingga data per hari Kamis (4/3) menjadi 8.123 orang.

Sementara untuk kasus konfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 88 kasus, sehingga totalnya menjadi 7.178 orang. Sedangkan kasus positif yang meninggal bertambah satu orang, sehingga menjadi 242 kasus kematian.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Mengharukan! Badut Berpenghasilan Rp20.000 Bantu ODGJ

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

10 Tempat Ngopi Asyik dan Instagramable di Jogja

Jumat, 24 September 2021 | 12:00 WIB

10 Rekomendasi Kuliner Murah dan Legendaris di Jogja

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
X