Sanksi untuk Penolak Vaksin di Kota Jogja Belum Berlaku

- Kamis, 4 Maret 2021 | 20:59 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Ayobandung)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Ayobandung)

KOTA YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Vaksinasi Covid-19 terhadap pelaku usaha di Kota Yogyakarta belum berjalan maksimal.

Kendati begitu, Pemkot Yogyakarta tidak mau serta merta memberlakukan sanksi kepada masyarakat.

Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi">Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan bahwa wacana kebijakan sanksi bagi para penolak vaksinasi Covid-19 masih dipertimbangkan pelaksanaannya. Pihaknya masih menunggu setidaknya hingga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal selesai.

"Kalau sudah enam hari dan tidak datang, ya kita lihat nanti saja. Belum tahu juga molor atau tidaknya (pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal)," ujar Heroe, Kamis (4/3/2021).

Diketahui sebelumnya, Pemkot Yogyakarta telah mewacanakan kebijakan sanksi bagi para penolak vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Sanksi atau kebijakan berupa kewajiban menjalani rapid tes antigen dalam tiga hari sekali direncanakan untuk para pedagang yang menolak vaksin.

Jika para pedagang yang tidak mau divaksin dan tidak melengkapi dirinya dengan dengan surat keterangan negatif hasil rapid tes antigen. Maka Pemkot Yogyakarta terpaksa akan melarang pedagang yang bersangkutan untuk berjualan atau berdagang.

Namun memang, Heroe sendiri masih enggan untuk menanggapi perihal implementasi sanksi penolakan vaksin ini. Menurutnya, pihaknya masih mempunyai waktu untuk pelaksanaan dan merampungkan vaksinasi massal tersebut.

"Ini (vaksinasi Covid-19) kan baru jalan. Jadi itu masih ada waktu dan kesempatan bagi yang belum datang. Jadi ya belum (sanksi) karena belum selesai kan vaksinasi itu harus dua kali. Makanya masih dalam tahap untuk memperoleh daya imunitas yang semakin naik dari masing-masing tubuh. Harapan kami semua bisa segera. Sehingga tidak ada orang yang harus swab antigen setiap tiga hari sekali," terangnya.

Heroe menyebutkan para penerima sasaran vaksinasi massal Covid-19 ini masih bisa datang untuk melakukan vaksinasi. Walaupun memang nanti jadwalnya akan berubah di belakang menyesuaikan slot yang ada.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Mengharukan! Badut Berpenghasilan Rp20.000 Bantu ODGJ

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

10 Tempat Ngopi Asyik dan Instagramable di Jogja

Jumat, 24 September 2021 | 12:00 WIB

10 Rekomendasi Kuliner Murah dan Legendaris di Jogja

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
X