Banyak Pengunjung Jogja Tak Bawa Hasil Tes Antigen

- Senin, 15 Februari 2021 | 22:58 WIB
Ilustrasi -- suasana Malioboro selama pandemi (Wihdan Hidayat / Republika)
Ilustrasi -- suasana Malioboro selama pandemi (Wihdan Hidayat / Republika)

KOTA YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Pemkot Yogyakarta rutin melakukan pemeriksaan di objek wisata selama libur Imlek lalu.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, ditemukan banyak wisatawan yang tidak melengkapi diri dengan surat identitas kesehatan saat masuk ke destinasi wisata di Kota Yogyakarta. Identitas kesehatan yang harus dibawa wisatawan yaitu rapid test antigen atau PCR.

Pengecekan hasil rapid antigen/PCR ini dilakukan di beberapa destinasi wisata. Mulai dari kawasan Malioboro, Taman Sari, Tugu, Alun-Alun Kidul hingga Gembira Loka Zoo.

Heroe menuturkan, sebagian besar wisatawan ini datang dari Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Pengecekan ini dilakukan secara acak di destinasi wisata.

"Hasilnya hampir di setiap tempat wisata menemukan rombongan kecil yang datang tidak melengkapi dirinya dengan surat hasil antigen negatif," kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta tersebut.

Menurutnya, pengecekan identitas kesehatan ini juga sebagai upaya dalam mengurangi mobilitas di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Di DIY, PPKM ini diterapkan berbasis mikro dan berjalan sejak 9-22 Februari 2021 nanti.

"Hal ini kita lakukan dalam rangka untuk memastikan bahwa semua warga dari manapun untuk mentaati ketentuan protokol kesehatan Covid-19. Selain 5M juga mengurangi untuk bepergian di masa PPKM mikro ini," ujar Heroe.

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Mengharukan! Badut Berpenghasilan Rp20.000 Bantu ODGJ

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

10 Tempat Ngopi Asyik dan Instagramable di Jogja

Jumat, 24 September 2021 | 12:00 WIB

10 Rekomendasi Kuliner Murah dan Legendaris di Jogja

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
X