Capaian Vaksinasi Booster di Bantul Masih Rendah, Ini Penjelasannya

- Kamis, 12 Mei 2022 | 21:54 WIB
Ilustrasi Vaksinasi Booster di Gereja Demakijo Sleman, DIY. (Ayoyogya.com/Rahajeng Pramesi)
Ilustrasi Vaksinasi Booster di Gereja Demakijo Sleman, DIY. (Ayoyogya.com/Rahajeng Pramesi)

BANTUL, AYOYOGYA.COM -- Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, dr. Sri Wahyu Joko Santosa mengatakan pihaknya saat ini terus menggencarkan vaksinasi dosis pertama, kedua dan ketiga atau booster. Khusus untuk capaian vaksinasi booster di Bantul hingga saat masih dibawah 20 persen sehingga perlu terus digenjot.

Baca Juga: Waspada Sejumlah Penyakit Mengintai, Catat! Ini Jadwal Vaksinasi Selama Libur Lebaran 

"Target nasional 30 sampai50 persen, saat ini Bantul baru mencapai 19,7 persen untuk vaksinasi booster dari sasaran sebanyak 752.225 orang,"ungkapnya.

Sejumlah faktor menjadi penyebab rendahnya antusiasme warga untuk mendapatkan booster diantaranya adanya anggapan setelah mendapatkan vaksin dosis pertama dan ke dua sudah dianggap lengkap sehingga tidak perlu booster. Disisi lain tidak ada instrumen dari pemerintah agar dalam pentik masyarakat harus melaksanakan vaksin booster.

Baca Juga: 20 April Vaksinasi Booster di Bantul Dapat Hadiah Minyak Goreng, Begini Caranya

"Dulu vaksin dosis pertama dan ke dua sebagai syarat untuk mendapatkan pelayanan di pemerintah sampai masuk mall, bioskop hingga objek wisata harus dilengkapi surat vaksin dosis pertama dan ke dua. Namun untuk vaksin booster kan tidak digunakan untuk syarat,"ucapnya.

Baca Juga: Efektifkan Vaksinasi Booster di Malam Hari, Kabinda: Biar Lebih Rileks

"Pemerintah yang mengatakan syarat mudik harus booster memang ada dampaknya namun tak signifikan mendongkrak masyarakat ikut booster. Yang ikut hanya warga yang akan mudik saja,"tambahnya lagi.‎

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harkitnas, Sleman Laksanakan Upacara Bendera

Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:00 WIB
X