2022 Pencegahan Stunting Dianggarkan Rp60 Triliun

- Kamis, 12 Mei 2022 | 21:33 WIB
Sosialisasi Bangga Kencana BKKBN DIY di Bantul. (Istimewa.)
Sosialisasi Bangga Kencana BKKBN DIY di Bantul. (Istimewa.)

BANTUL, AYOYOGYA.COM -- Pencegahan stunting menjadi fokus kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN).

Begitu pentingnya program ini, menjadi alasan Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp60 Triliun pada tahun ini.

Anggaran ini antara lain digunakan untuk mendukung  Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) 

Inspektur Wilayah II BKKBN Sunarto SE dalam pelaksanaan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), Kamis (12/5/2022) di Pendopo Kalurahan Wonokromo Pleret Bantul menuturkan keluarga sebagai komunitas terkecil dalam kehidupan bermasyarakat yang menjadi sasaran utama program Bangga Kencana. 

Baca Juga: SK Bupati Hasto Menjadi Kepala BKKBN Bersifat Informatif

Melalui program Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia. Diharapkan lahir keluarga - keluarga yang tangguh. Sebagai pendukung terbentuknya bangsa yang tangguh. 

Terkait pencegahan program stunting, masuk dalam program Bina Keluarga Balita dan Bina Keluarga Remaja. Melalui pemeriksaan kesehatan calon pengantin. Agar siap secara fisik dan mental saat mulai membina rumah tangga. Sehingga mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh. 

Untuk itu setiap calon pengantin harus mendaftar minimal 3 bulan sebelum menikah. Dengan harapan masih terdapat waktu untuk melakukan perbaikan bila ditemukan gangguan kesehatan pada calon pengantin. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap calon pengantin pria, terkait kesiapan membuahi. 

Baca Juga: DIY Terendah Ketiga, Duta Genre DIY Berperan Sosialisasikan Penurunan Angka Stunting

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harkitnas, Sleman Laksanakan Upacara Bendera

Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:00 WIB
X