Pesan Sri Sultan untuk Penanganan Pasien Omicron: Dioptimalkan Agar Tak Meluas

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:30 WIB
Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. (suara.com)
Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. (suara.com)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM-- Saat ini sudah ada 15 sampel whole genome sequencing (WGS) pasien Covid-19 yang dikirim ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Kulon Progo dan Laboratorium FK-KMK UGM untuk diperiksa.

Delapan sampel dari pasien Covid-19 di Kulon Progo dan tujuh lainnya dari Kota Yogyakarta ini terindikasi merupakan Omicron.

Terkait hal itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kabupaten dan kota untuk serius menangani pasien yang terindikasi terpapar Covid-19 varian baru Omicron, khususnya di Kulon Progo dan Kota Yogyakarta.

“Hal ini penting agar penyebaran varian baru tersebut tidak semakin meluas di DIY,” kata Sri Sultan, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: Dinkes DIY Selidiki Sampel 15 Pasien Covid-19 yang Dicurigai Varian Omicron

Melansir SuaraJogja.id-jaringan Ayoyogya.com, Sabtu (15/1), Sri Sultan mengaku belum mengetahui apakah Omicron sudah masuk Jogja atau belum.

"Omicron kan serpihan dari Delta. Saya tidak tahu apakah sudah masuk ke jogja, tapi kita tidak bisa membedakan karena yang bisa membedakan kan lab(laboratorium-red). Tapi [indikasi omicron], bagaimana mengatasi pandemi covid-19 seperti yang sudah terjadi di jogja," ungkapnya.

Menurut Sri Sultan, pasien yang terindikasi terpapar Omicron di DIY kebanyakan merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Sehingga sebagian besar pasien melakukan isolasi mandiri di rumah.

Meski demikian, Sultan meminta penanganan pasien dioptimalkan. Dengan demikian tidak ada penularan yang masif laiknya varian Delta pada pertengahan 2021 lalu.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Sleman Positif Terpapar Covid-19

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:17 WIB
X