Pelaku Klitih Bakal Keder, Aksi Gerak-Geriknya Terpantau Kamera Pengawas, Bupati Sleman: Pasang 500 CCTV

- Kamis, 6 Januari 2022 | 08:30 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menjenguk salah seorang korban klitih di Sleman. (Dok. Humas Pemkab Sleman)
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menjenguk salah seorang korban klitih di Sleman. (Dok. Humas Pemkab Sleman)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM—Kustini-Sri-Purnomo">Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo geregetan dengan terulangnya berkali-kali aksi klitih atau kejahatan jalanan di Jogja khususnya di Sleman.

Tak main-main, agar aksi klitih yang sering berujung jatuhnya korban jiwa tak terulang lagi, Kustini sudah menyiapkan ratusan kamera pengawas untuk memantau aksi tersebut.

Menurutnya, Pemkab Sleman memanfaatkan pemantauan lewat CCTV yang tersebar di beberapa lokasi. “Patroli yang digiatkan juga akan memanfaatkan CCTV yang saat ini sudah terpasang lebih dari 500 titik di Kabupaten Sleman,” kata Kustini dalam siaran pers yang diterima Ayoyogya.com, Kamis (6/1/2022).

Ia menjelaskan, untuk menanggulangi kejahatan jalanan oleh remaja di Sleman, patroli Satpol PP dengan Polisi dan instansi-instansi terkait lain akan makin digiatkan. Terutama, di area-area yang selama ini disinyalir rawan kejahatan jalanan.

Baca Juga: Maraknya Kembali Aksi Klitih, Kriminolog UGM: Jogja Minim Ruang Publik dan Wadah Ekspresi Bagi Pemuda

Kustini menambahkan, ke depan Pemkab Sleman akan menambah ruang lingkup untuk berekspresi dan berkreasi bagi remaja. Antara lain memanfaatkan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan mendorong terlibat Forum Anak Sleman (Forans).

"Akan kami coba arahkan kepada kegiatan yang positif, dengan harapan dapat mengikis klitih di Sleman," ujar Kustini.

Sementara itu pada Rabu kemarin, Kustini menyempatkan diri menjenguk dua korban kekerasan jalan atau klitih di Kalurahan Condongcatur, Dhemas Hernando Purnomo (16 tahun) dan warga Kalurahan Caturtunggal, Faisal Dwi Saputra (16).

Dhemas dan Faisal diketahui sebelumnya merupakan korban aksi kejahatan jalanan atau klitih yang terjadi pada Senin (27/12) dini hari lalu. Tepatnya, berlokasi di Jalan Kaliurang kilometer 9, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harkitnas, Sleman Laksanakan Upacara Bendera

Sabtu, 21 Mei 2022 | 10:00 WIB
X