Ibu di Bantul Tetap Laporkan Anaknya yang Curi Perabot Rumah ke Polisi: Kalau Dicabut, Dwi Berulah Lagi

- Kamis, 25 November 2021 | 16:00 WIB
Dwi Rahayu Saputra (24) tertunduk lesu ketika dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (24/11/2021). Ia dilaporkan karena menjual perabot rumah milik ibunya.  (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)
Dwi Rahayu Saputra (24) tertunduk lesu ketika dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (24/11/2021). Ia dilaporkan karena menjual perabot rumah milik ibunya. (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

BANTUL, AYOYOGYA.COM- Paliyem (57), seorang ibu di Bantul tetap akan melaporkan anak kandungnya yakni Dwi Rahayu Saputra ke pihak polisi sebagai buntut pencurian berbagai macam perabotan rumah yang dilakukan putranya tersebut.

Paliyem beralasan, hal tersebut dilakukan agar sang anak mendapatkan pelajaran setimpal.

Kepada wartawan, Paliyem mengaku tetap ingin memproses secara hukum anak kandungnya tersebut. Karena menurutnya hal tersebut diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi anaknya agar berubah.

Tak lagi bersikap arogan ataupun menjual segala isi rumah milliknya.

"Kalau laporan saya cabut maka saya yakin Dwi akan berulah lagi. Sertifikat rumah ini sudah saya agunkan di bank. Kalau laporan dicabut terus dia bebas dan meminta duit lagi. Saya mau bagaimana, ndak bisa nyicil bank malah rumah nanti disita. Wong kalau dia minta itu, hari itu juga harus ada," ungkap Paliyem dikutip dari SuaraJogja.id- jaringan Ayoyogya.com, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Pemuda Bantul Nekat Curi dan Jual Perabotan Rumah Sang Ibu Tanpa Izin, dari Kulkas hingga Genting

Awalnya, lanjut Paliyem, dirinya tidak berniat untuk melaporkan kelakuan anaknya tersebut meskipun seluruh isi rumahnya telah dijual bahkan termasuk daun pintu.

Namun semakin dibiarkan ternyata sikap anaknya semakin keterlaluan karena semuanya hendak dijual.

Terakhir yang akan dijual adalah genteng rumahnya yang selama ini terpasang sebagai atap. Bahkan genteng-genteng tersebut telah diturunkan dan siap untuk dijual. Namun urung dilakukan oleh anaknya karena para tetangga berhasil mencegahnya.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perangi Radikalisme, Pemuda Agen Ketahanan Nasional

Senin, 29 November 2021 | 16:30 WIB
X