Kritisi Kekerasan Dalam Penjara, Puluhan Eks WBP Lakukan Aksi di Kanwil Kemenkumham DIY

- Rabu, 24 November 2021 | 16:25 WIB
Aksi diam dan damai puluhan mantan WBP di Kanwil Kemenkumham DIY, Rabu (24/11/2021). (Hiskia Andika.)
Aksi diam dan damai puluhan mantan WBP di Kanwil Kemenkumham DIY, Rabu (24/11/2021). (Hiskia Andika.)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM - Prihatin dengan maraknya kasus kekerasan dalam penjara,  puluhan mantan warga binaan pemasyarakatan (WBP) menggelar aksi diam dan damai di depan kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) DIY.

Aksi yang berlangsung  pada Rabu (24/11/2021) menghadirkan 60 saksi dan korban kekerasan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta atau Lapas Pakem.

"Kami menggelar aksi damai dan diam dengan alasan, ketika suara atas dasar kemanusiaan dianggap sebuah kegaduhan maka tidak ada lagi alasan untuk kami bicara," kata Koordinator Aksi, Luthfi Farid melansir Suarajogja.id jaringan Ayoyogya.com.

Baca Juga: Wujudkan Lapas Bebas Narkoba di Sleman, Seperti Apa?  

Dalam aksi diam dan damai  para eks WBP tersebut menuntut penegakan keadilan. Terlebih dengan menghentikan segala bentuk kekerasan berupa penyiksaan yang terjadi di dalam Lapas Pakem serta meminimalisir kejadian tersebut supaya tidak terulang kembali.

"Selain itu dengan hormat turut mendesak Ombudsman RI dan Komnas HAM segera mengeluarkan rekomendasi kepada Kanwil Kemenkumham atas kejadian kekerasan berupa penyiksaan dan perbuatan yang merendahkan martabat kami sebagai manusia," tuturnya.

Mereka juga menuntut untuk tidak lagi ada ancaman terkait dengan pencabutan Cuti Bersayarat (CB) dan Pembebasan Bersyarat. Baik secara langsung ataupun tidak langsung apalagi selama WBP tersebut tidak melakukan tindak pidana.

Baca Juga: Lho! 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Belum Nonaktif  

"Hentikan narasi yang menggeser opini publik yang belum tentu kebenarannya," tegasnya.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perangi Radikalisme, Pemuda Agen Ketahanan Nasional

Senin, 29 November 2021 | 16:30 WIB
X