23 Aplikasi di Kantor Pinjol Ilegal Sleman Tak Terdaftar OJK

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 00:24 WIB
Polda Jabar-DIY mengamankan sebanyak 86 orang dalam penggerebekan pinjol ilegal di Sleman (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Polda Jabar-DIY mengamankan sebanyak 86 orang dalam penggerebekan pinjol ilegal di Sleman (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SLEMAN, AYOYOGYA.COM -- Sebanyak 23 aplikasi yang dijalankan oleh sebuah kantor pinjaman online (pinjol) di Jalan Prof Herman Yohanes, Samirono, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman tidak terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal itu terungkap dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Polda DIY bersama Direktorat Kriminal Khusus Polda Jabar, Kamis malam (14/20/2021).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Arief Rahman menuturkan dari penggerebekan itu diketahui ada sebanyak 23 aplikasi yang dijalankan dari kantor tersebut. Dari jumlah tersebut semuanya tidak terdaftar dalam Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Polda DIY-Jabar Amankan 86 Orang dalam Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Sleman

"Dari catatan yang kami dapatkan ada 23 aplikasi di mana dari 23 aplikasi ini semuanya tidak terdaftar di OJK itu yang pertama," kata Arief kepada awak media di lokasi kejadian, Kamis (14/10/2021).

Namun, kata Arief, terdapat satu aplikasi yang terdaftar di OJK. Hal itu bertujuan hanya untuk mengelabui orang-orang kantor pinjol ilegal itu agar bisa beroperasi.

Baca Juga: Polda DIY dan Jabar Gerebek Kantor Pinjol Abal-Abal di Caturtunggal Sleman

"Yang kedua satu aplikasi terdaftar itu hanya untuk mengelabui saja seolah-olah ini adalah legal. Satu aplikasi pinjol yang terdaftar itu adalah One Hope," tuturnya, dilansir dari SuaraJogja--jaringan Ayoyogya.com.

Kepolisian juga masih mendalami lebih lanjut terkait dengan sistem pinjol itu. "Nanti kami akan dalami dan pemeriksaan lanjut, sekali lagi mohon waktu ini adalah rilis awal dulu TKP bersama dengan teman-teman dari Direktorat reserse kriminal khusus Polda DIY," tegasnya.

Baca Juga: Syarat Mendapatkan Insentif hingga Rp500 Juta untuk Kalurahan di Bantul

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pakar UGM Desak Segera Realisasikan UU PDP

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:34 WIB

Info Vaksinasi di RSUD Sleman, Gunakan 3 Jenis Vaksin

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:00 WIB
X