Forum BEM DIY Kutuk Kekerasan Aparat terhadap Mahasiswa di Tangerang

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:26 WIB
Viral Video Polisi Banting Mahasiswa Sampai Kejang Saat Demo di Tangerang (Istimewa)
Viral Video Polisi Banting Mahasiswa Sampai Kejang Saat Demo di Tangerang (Istimewa)

 

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Forum Badan Eksekutif Mahasiswa DIY (FBD) mengutuk keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian di Tangerang.

"FBD mendesak polisi mengusut tungas pelaku yang tega melakukan kekerasan dengan menginjak-injak rekan kami yang menyampaikan aspirasi saat HUT Kabupaten Tangerang," jelas Koordinator Umum (Kordum) FBD Yuda Laksana dalam siaran pers yang diterima Ayoyogya.com Rabu (13/10/2021).

FBD menyayangkan tindakan represifitas yang di lakukan aparat. Pihaknya mendesak Polri untuk segera mengusut oknum-oknum aparat yang melakukan tindakan represif. Ia pun meminta agar kasus ini diusut tuntas.

Baca Juga: Miris! Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver di Semarang

"Kejadian seperti tidak hanya sekali dua kali, selalu saja aparat melakukan tindakan tindakan represifitas terhadap masyarakat maupun mahasiswa. Mana yang katanya polri itu humanis, seharusnya ini menjadi bahan evaluasi kinerja Polri dalam masalah mengamankan apakah tindakan seperti itu dibenarkan?" tegasnya.

Yuda menegaskan kejadian ini benar-benar menyakiti segenap mahasiswa di seluruh Indonesia. "Sangat sangat miris melihat kejadian yang terjadi terhadap kawan kawan kami yang berjuang di kabupaten Tanggerang, polri wajib usut tuntas oknum yang menginjak dan membanting rekan-rekan yang berjuang di sana," bebernya.

Baca Juga: Kapolri Didesak Tuntaskan Kasus Udin

Sebelumnya, seorang polisi memiting dan membanting mahasiswa yang tengah melakukan aksi unjuk rasa memperingati hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang. Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar terlihat anggota polisi tersebut awalnya memiting bagian leher mahasiswa. Selanjutnya pelaku membanting korban hingga terkapar. Bahkan, korban sempat terlihat kejang-kejang akibat aksi kekerasan anggota polisi tersebut.

Dilansir dari Suara.com--jaringan Ayoyogya, Kapolres Tangerang Kabupaten Kombes Wahyu Sri Bintoro mengklaim akan memberi sanksi tegas terhadap anggota apabila terbukti melakukan tindak kekerasan.

Baca Juga: Bernyali Tinggi, Pria Ini Nekat Curi Tabung Gas di Rumah Polisi

"Kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Rabu (13/10/2021).

Wahyu mengklaim dirinya telah mewanti-wanti anggota untuk tidak menggunakan kekerasan dalam rangka mengamankan jalannya aksi. Peringatan itu disampaikannya saat apel pengamanan pasukan pagi tadi.

"Dalam apel pengamanan pasukan, saya sudah jelas dan tegas tidak ada kekerasan," katanya.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X