Demo di DPRD DIY, PKL dan Serikat Buruh Malah Terlibat Cekcok

- Selasa, 14 September 2021 | 17:00 WIB
Massa dari SPSI DIY melakukan aksi unjuk rasa di DPRD DIY, Selasa (14/09/2021) (Kontributor/Putu Ayu Palupi)
Massa dari SPSI DIY melakukan aksi unjuk rasa di DPRD DIY, Selasa (14/09/2021) (Kontributor/Putu Ayu Palupi)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Aksi demo yang dilakukan oleh puluhan anggota Serikat Pekerja Sejahtera Indonesia (SPSI) yang di DPRD DIY berbuntut cekcok dan adu mulut dengan paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL).

Hal ini karena aksi demonstrasi yang dilakukan rentan menyulut kericuhan di kawasan Malioboro yang barusaja dibuka dan berharap banyak wisatawan datang untuk menggeliatkan ekonomi.

Melansir Suarajogja.id- jaringan Ayoyogya.com Selasa (14/8/2021) demonstrasi SPSI menuntut penghentian kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DIY.

Baca Juga: Rugi Ratusan Juta dari Arisan, 17 Ibu-Ibu Demo PN Bantul

Mereka membawa mobil dan spanduk penolakan PPKM, sebagian massa masuk ke kantor DPRD DIY dan lainnya berada di kawasan Malioboro. Massa inipun dihadang tukang becak dan pedagang kaki lima (PKL) Malioboro.

Kedua pihak sempat adu mulut  alias cekcok karena aksi demonstrasi tersebut. PKL dan paguyuban tukang becak motor tidak terima aksi tersebut dilakukan di kawasan Malioboro yang merupakan obyek vital pariwisata DIY. 

Paguyuban PKL khawatir aksi tersebut bisa berakhir ricuh laiknya kejadian unjuk rasa pada Oktober 2020 lalu.

Baca Juga: Tolak Perpanjangan IPL Bendungan Bener, Warga Wadas Demo di BBWS Serayu Opak

"Aksi mereka tidak harus dilakukan dengan cara pengerahan massa dan orasi di tempat terbuka, apalagi di Malioboro karena pemerintah, dewan sudah membuka diri untuk bisa menampung berbagai aspirasi. Kita berkacamata dari kejadian yang dulu ketika demo pengerahan massa maka rentan terjadi kerusuhan," papar Ketua Koperasi Paguyuban PKL Malioboro Tri Dharma, Rudiarto disela aksi.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengharukan! Badut Berpenghasilan Rp20.000 Bantu ODGJ

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

10 Tempat Ngopi Asyik dan Instagramable di Jogja

Jumat, 24 September 2021 | 12:00 WIB

10 Rekomendasi Kuliner Murah dan Legendaris di Jogja

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
X