Didesak Mahasiswa Turunkan UKT, Ini Kata Rektorat UPN Veteran Yogyakarta

- Senin, 13 September 2021 | 20:56 WIB
Sejumlah mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta melakukan aksi di gedung rektorat kampusnya di Ring Road Utara, Depok, Kabupaten Sleman, Senin (13/9/2021). (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Sejumlah mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta melakukan aksi di gedung rektorat kampusnya di Ring Road Utara, Depok, Kabupaten Sleman, Senin (13/9/2021). (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

YOGYAKARTA, AYOYOGYA.COM -- Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) menuntut keringanan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mereka mendatangi gedung rektorat kampusnya demi mendesak rektorat memberikan solusi dari sejumlah persoalan terkait UKT.

Wakil Rektor 2 UPN Vetera Yogyakarta Susanta menuturkan, setidaknya ada dua hal penting yang perlu untuk perhatikan mengenai persoalan UKT tersebut, baik dari sisi mahasiswa maupun dari perguruan tinggi sendiri.

"Ada dua hal yang menjadi koridor kami terkait dengan UKT ini. Satu, jangan sampai mahasiswa tidak bisa kuliah karena tidak bisa membayar UKT. Kedua, jangan sampai juga perguruan tinggi tidak memiliki dana yang cukup untuk bisa memberikan layanan yang standar," kata Susanta dalam berita Suara--jaringan Ayoyogya.

Baca Juga: Hebat! Mahasiswa UGM Bikin Permen Antidiabetes dari Kulit Salak

Susanta menyebut sudah selama tiga semester ini pihak kampus memberikan skema untuk keringanan UKT. Bahkan skema itu diberikan sebelum Permendikbud nomer 25 tahun 2020 diterbitkan.

"Skema yang diberikan itu diatur dalam surat keputusan rektor terkait dengan penetapan ulang penurunan UKT. Kemudian keringanan untuk mahasiswa yang skripsi itu sudah ada sebelum ada dari kementerian," tuturnya.

Disampaikan Susanta, pada tahun lalu UPNV Yogyakarta telah menggelontorkan anggaran sebesar lebih kurang Rp.15 miliar untuk keringanan UKT. Untuk saat ini sendiri, kata Susanta, total sudah ada 2.369 mahasiswa yang telah disetujui untuk diberikan berbagai keringanan. Sedangkan untuk yang tertolak keringanan UKT sendiri ada sekitar 400-an mahasiswa dengan berbagai alasan penolakan.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Untidar Magelang Ikut Kembangkan Potensi SDA dan SDM Dusun Jibulan

"Untuk keringanan skripsi ada 1.300 masih plus-plus. Untuk penetapan ulang ada 319, penurunan ada 721, angsuran 19, penundaan ada 10, untuk pembebasan ada 2. Itu data yang sekarang," bebernya.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengharukan! Badut Berpenghasilan Rp20.000 Bantu ODGJ

Jumat, 24 September 2021 | 16:30 WIB

10 Tempat Ngopi Asyik dan Instagramable di Jogja

Jumat, 24 September 2021 | 12:00 WIB

10 Rekomendasi Kuliner Murah dan Legendaris di Jogja

Kamis, 23 September 2021 | 15:30 WIB
X